Selamat Jalan Azmi

0
60
Saiful Azmi, paling depan | Dok. Humas Aceh

Sabtu pagi kemarin, aku duduk bersama @furqanzedef dan Jeliteng Pribadi di ruang Taufik Saidi, Dekan Teknik. Kami sedang menyiapkan buku 55 Tahun Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, tempat aku menamatkan kuliah belasan tahun lalu.

Tetiba aku teringat Saiful Azmi, kuraih HP yang tergeletak di meja untuk mencoba menghubunginya. Meminta dokumen foto yang diambilnya saat kami melakukan wawancara dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Senin lalu 3 September 2018.

Nova adalah mantan dosen Fakultas Teknik Arsitektur Unsyiah yang berjasa dalam perkembangan kampus saat itu. Karenanya kami merasa perlu mendengarkan kisah beliau untuk dituliskan dalam buku.

Foto: @dismensco

Ini bukan tentang Nova, tetapi Saiful Azmi yang saat itu sibuk mengabadikan pertemuan kami. Azmi telah kukenal sejak lama, bekerja sebagai fotografer di Humas Pemerintah Aceh. Laiknya fotografer ‘istana’ pada umumnya, Azmi selalu meminta para tamu tuannya untuk foto bersama jelang pertemuan usai.

“Bang, foto bersama Pak Gub. Tolong bisa berdiri di sana,” katanya kepadaku memberi petunjuk. “Nanti saya kirimkan juga ke bang,” sambungnya.

Lalu aku berdiri bersama Nova, Taufik, Jeliteng, @furqanzedef dan @dimensco (Dimas). Klik… klik, Azmi mengabadikan kami bersama dua rekannya yang lain, salah satunya bernama Angga.

Hasil jepretannya itulah yang rencana kuminta pada Azmi untuk melengkapi dokumentasi di buku kami. Sebelum menghubunginya, terbaca olehku pesan di WA group TX Sekber, tempat berbagi informasi para jurnalis di Aceh. “Sahabat kita, Saiful Azmi telah meninggal dunia hari ini,” tulis seorang kawan.

Niat kuurungkan dan sampai kini aku masih mencari dokumen foto itu untuk kenangan dipotret olehnya yang terakhir kali. Setengah tak percaya, kuhubungi Hamzah dan Heri, keduanya bekerja di Humas Pemerintah. Berita itu benar, dia telah tiada tanpa tanda sebelumnya pada Sabtu subuh. Tidak sakit, “kami masih bersama sampai semalam,” kata Heri.

Sumber

Tak lama kemudian, Biro Humas dan Protokol Setda Aceh mengirimkan laporan resminya. Kepala Biro Humas, Rahmad Raden menyebut Saiful Azmi sosok yang ceria dan loyal dalam bekerja. “Atas nama Biro Humas, berduka atas berpulangnya pegawai kami. Semoga almarhum husnul khatimah,” tulisnya.

Saiful Azmi berasal dari Trienggadeng, Pidie Jaya, meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung. Dia juga sepupu sahabat karibku, Zulfikar alias Wak Gel, bek sayap legendaris di klub bola kami TuaGila FC. Jenazahnya dimakamkan di kampung halaman, kemarin. Aku tidak sempat mengantarkannya ke peristirahatan terakhir. Selamat jalan kawan, doa kami. []

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here