Jumpa tak Terduga di Shabu Hachi

0
173

Asap mengepul di meja kami. Kuah mendidih bersisian dengan daging dan udang di atas tungku elektrik, menyebar aroma ke seluruh ruangan yang kami penuhi.

Jamuan makan malam sedang dimulai di sebuah restoran nuansa Jepang, Shabu Hachi, Jakarta, Selasa 22 Januari 2019. Sekitar 40-an kami berkumpul, para peserta 1001 startup Media Online Kumparan dan panitia. Pembekalan akan dimulai besok.

Guyonan meluncur begitu saja karena sebagian kami yang ‘kampungan’ baru pertama kali mencoba restoran itu. “Sama bang, aku juga baru kali ini,” celutuk Heri, kawan dari Padang.

Sebagian kami telah saling kenal, karena terikat dalam satu organisasi AJI dan sebagian terikat kerja pada media sama. Di sana ada Cunding Levi kawanku asal Papua, ada Agus mantan Ketua AJI Medan, Andri Ketua AJI Padang dan Rozi mantan Ketua AJI Riau.

Juga ada Kang Rana dan Rofiqi, Amar Burase asal Palu, Rere dan Nanta, sama sepertiku menulis untuk Tempo. Dua nama pertama adalah koresponden sepuh.

Tentu, pertemuan seperti sebuah reuni, berbagi kisah sebelumnya yang -mungkin- banyak pedihnya. Di malam itu, kami bercerita tentang sebuah harapan baru, lalu canda tawa sambil cicipi aneka makanan.

Pemred Kumparan, Arifin Asydhad ikut berbaur. Ada juga Rizki, Dhini, Audrey, Dhenia dan lainnya yang menyambut kami sebagai bagian dari Kumparan 1001 startup media online.

Ada arahan dari Arifin Asydhad sebelum kami bubar tepat pukul sepuluh malam. Lalu esok sampai 26 Januari, para peserta dibekali dengan ilmu membangun media online dengan baik. Sebuah kesempatan langka bersama Kumparan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here