Hutan Lindung Langsa, Tempat Tamasya

0
77

Ribuan orang memenuhi tempat ini, Hutan Lindung Kota Langsa untuk melepas penat sambil silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Senin 18 Juni 2018, keluarga besar di Langsa, Aceh, Indonesia mengajak rekreasi ke sana. Kota itu selalu aku singah saban tahun, pulang menjenguk ibu mertua. Tak banyak pilihan santai, selain hutan lindung, ada hutan mangrove, juga pusat jajanan makanan dan warung kopi.

Berangkatlah kami menjelang siang, membawa makanan untuk dilahap. Takjub sesampai di sana, padat sekali dengan warga berwisata. “Saban lebaran, selalu seperti ini,” kata Bang Saiful, iparku yang tinggal di Langsa.

[Lokasi Hutan Lindung Kota Langsa | semua foto dokumen pribadi]
Kami memilih tempat, sambil berkeliling. Anak-anak menyukai suasana yang sejuk dengan pepohonan rindang. Selfie tentu saja menjadi aktivitas utama dengan ragam latar.

Komplek wisata Hutan Lindung Kota Langsa terbilang lengkap. Lokasi itu menggabungkan wisata alam, wisata budaya, kuliner dalam satu tempat. Berbagai wahana permainan seperti flying fox, rumah pohon, sampan bebek tersedia.

Wilayahnya dipenuhi pohon-pohon rindang lebih dari 300 jenis dengan trek bagi pengunjung. Beberapa hewan ada di sana, seperti rusa, buaya, kura-kura besar, kuda, ular dan aneka jenis burung. Sebuah danau buatan terletak di tengah-tengah menjadi tempat mendayung sampan bebek.


Wisata budaya menyuguhkan rumah adat Aceh lengkap dengan ornamennya, terletak di bagian belakang sebelah barat. Berdasarkan keterangan seorang pemandu, rumah itu berasal dari Gampong Bantayan, Kecamatan Simpang Ulim yang diperkirakan telah berumur lebih dari 250 tahun. Rumah dipindahkan ke sana setelah dihibahkan oleh Tgk Nuriman, ahli warisnya. Di dalamnya terdapat berbagai senjata pusaka peninggalan leluhur Aceh.

Di bagian utara, berjejer kantin yang dilengkapi koneksi wifi gratis. Aneka pilihan makanan tersedia, dari mie Aceh, nasi, bakso sampai kopi dan aneka minuman ringan lainnya.

Hutan Lindung selain favorit tempat wisata juga menjadi paru-paru bagi Kota Langsa. Kawasan yang terletak di Jalan Perumnas, Desa Paya Bujok Seulemak, Langsa Baro awalnya hutan yang berbatasan dengan areal kebun sawit milik PTPN I. Pemerintah Kota Langsa kemudian menyulap Kawasan itu menjadi tempat wisata sejak 2014 silam.


Lokasi mempunyai luas 15 hektar, sekitar 9 hektar di antaranya telah ditata rapi sebagai lokasi bagi wisatawan. Selebihnya dalam pembangunan, misalnya salah satu waduk tambahan yang dibangun untuk menambah keindahan maupun berfungsi sebagai penampungan sumber air.

Letaknya sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Langsa. Karcis masuk berbilang murah, hanya Rp 5.000 per orang. Jika ingin menikmati fasilitas permainan di dalamnya, harus merogoh kocek kembali Rp 10.000 – Rp 20.000. Tempat ini ramai saban hari libur dan hari-hari besar nasional lainnya, seperti di hari lebaran.


Jika anda ke Langsa dan binggung memilih tempat santai, cobalah ke sana. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here