Gaya Unik ‘Pahlawan Nasional’ Menilang Pengendara

0
40
Dok. Polres Aceh Utara

Ini sungguh unik dan kreatif. Para polisi yang bergaya Pahlawan Nasional melakukan Operasi Zebra Rencong 2018. Ide ini diinisiasi oleh Polres Aceh Utara, mereka bekerja menegakkan aturan sambil menyemarakkan hari Pahlawan, 10 November 2018.

Lima polisi berperan sebagai Ir Soekarno, Panglima Jenderal Soedirman, pejuang Aceh Cut Meutia, Teuku Umar dan beberapa pejuang lainnya. Mereka mengenakan baju persis Pahlawan Nasional saat melakukan Razia kenderaan bermotor.

Kegiatan diawali dengan razia oleh polisi yang melakoni Jenderal Soedirman yang ditandu para pejuang. Satu persatu kendaraan bermotor diperiksa. Kemudian pelanggar yang terjaring dikumpulkan, dan diberi nasihat orasi oleh tokoh lakon Ir. Soekarno di atas podium. “Pahlawan telah lelah memperjuangkan kemerdekaan, tapi pelanggar malah tidak memperjuangkan keselamatan nyawa sendiri,” kata pelakon Soekarno. Tak urung, para pelanggar tersipu malu mendengarkan orasi.

Foto-foto: Dok. Polres Aceh Utara

Sementara pelakon Teuku Umar dan Cut Meutia berada di meja tilang, memberikan surat tilang kepada pelanggar. “Ini untuk menyadarkan para pengguna kenderaan bermotor, sekaligus memperingati hari pahlawan,” kata Kasatlantas Polres Aceh Utara, Iptu Sandy Titah Nugraha.

Anehnya, tak ada pengendara yang mengindar, mereka malah merapat ke lokasi Razia karena ingin tahu kegiatan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Aceh Utara dan berkumpul menyaksikan acara. Tanpa disadari mereka sedang melanggar lalu lintas karena tidak menggunakan helm. “Mereka kemudian diberi nasihat dan ditilang oleh para pelakon Pahlawan Nasional,” tulis Iptru Sandy dalam pesan pendeknya.

Dia menyebut, Operasi Zebra 2018 yang bertepatan dengan hari Pahlawan 10 November, membuat jajarannya menggabung dua momen untuk memberikan nilai edukasi lewat aksi kreatif dan inovatif. “Kami ingin mengingatkan pelanggar sambil mengedukasi mereka di jalan raya.”

Rahmat, salah seorang warga Kecamatan Cot Girek mengaku terkejut saat para pejuang menghampirinya. Dia mengaku tak sadar kalo sedang Razia karena dipikirnya ada acara hiburan, “Akhirnya saya terjaring Razia, lalu dinasehati oleh Pak Soekarno. Ini sungguh lucu, kreatif,” ujarnya.

Rahmat kemudian terkena peringatan dan ditilang polisi. “Saya ditilang tapi senang.” Begitulah, selamat Hari Pahlawan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here