Menenteng Tiga Pucuk Senjata: Meliput Konflik #7

0
Aku pernah bebas menenteng 3 pucuk senjata, berkeliaran mondar-mandir seharian di sepanjang jalan kawasan Jeulingke Banda Aceh, pengalaman yang tak pernah ku dapat lagi sampai kapanpun. Begini kisahnya. Aku tinggal di Jeulingke Banda Aceh saat...

Kisah Penulis tentang Karyanya: Kura-kura Berjanggut #1

0
Aku baru menyelesaikan halaman ke 826 dari novel setebal 960 halaman itu. Aku mungkin terlambat menamatkannya, setelah mendapatkan buku itu langsung dari penulisnya, Azhari Aiyub pada sebuah malam usai tarawih, awal Juni 2018 silam. Saat...

Penyair Itu, Setelah 14 Tahun tak Bersua

0
Sebuah pesan masuk ke handphone, awal Agustus lalu, seorang kawan lama yang mengabarkan akan ke Banda Aceh untuk agenda yang berhubungan dengan statusnya sebagai penyair atau sastrawan. Pada Selasa pagi, 7 Agustus 2018, dia tiba...

Kala Penggemar #steempress Duduk Rembuk

0
Rencana itu akhirnya terlaksana, mengumpulkan beberapa rekan yang blogger juga steemian. Mereka bisa menyandang dua gelar itu sekalian, sejak plugin #steempress yang ditanamkan di dalam WordPress mampu mengawinkan blog dengan #steemit. Selasa siang kemarin, setelah...

Kopassus Muda dan Ganja Beutong

0
Aku tak ingat persis tanggal pastinya, pada awal tahun 1994 seorang perwira muda Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan elit TNI Angkatan Darat berkunjung ke sekolah kami, SMA 1 Bireuen, Provinsi Aceh. Dia datang bersama beberapa...

Rindu Terobati di Markas Bireuen

0
Malam terakhir di kampung halaman, Bireuen, aku menyempatkan diri singgah di Star Black Coffee. Warung yang terletak di pusat Kota Juang itu menjadi tempat kumpul para steemian, menjadi tuan rumah bagi rekan lain yang...

Kopi Madu ala ‘Abu Master’

0
Sebuah tawaran tak mampu kutolak, saat Davi meminta untuk mencoba racikan baru di warungnya, ‘Abu Master Kupi’. Jenis itu memang tak asing di telinga tapi tak semua kedai menyediakannya. “Coba bang, dijamin ketagihan,” tantangnya. Dia...

Wartawan dan Virus Jahanam: Sebuah Jalan Tengah

0
Izinkan sesekali aku menulis virus jahanam sebagai ganti nama virus corona alias COVID-19, yang telah mewabah sambil menebar kematian paling ngeri, bahkan ketakutan paling tragis bagi seluruh manusia di dunia. Virus jahanam tak tampak, telah...

Masuk ke Kampung Front: Meliput Konflik #8

0
Bener Meriah, 24 Agustus 2005, Sembilan hari setelah kesepakatan damai ditandatangani oleh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia di Helsinki, Finlandia. Aku mendapat tugas meliput konsidi di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah....

Final Worldcup 2018: Demi Kolinda, Kroasia Juara

0
Aku tak berharap apa-apa lagi di World Cup alias Piala Dunia 2018, tak ada lagi jagoan pilihan hati setelah Argentina pulang lebih awal, dipencundangi Perancis di laga 16 besar. Praktis tak ada kepentingan apapun...
Adi Warsidi
Adi Warsidi, seorang jurnalis, blogger dan praktisi media.
0FansSuka
0PengikutMengikuti
3,330PengikutMengikuti

Don't miss