Kopi Nira di Kedai Moorden

Tak kuasa menolak ajakan kawan untuk mencoba Kopi Nira, yang konon mampu membuang rasa penat, menghadirkan segar sepanjang malam. Pilihannya adalah Kedai Moorden di kawasan Beurawe, Banda Aceh. Kopi Nira menjadi minuman special di sana....

Peusijuek Calon Haji, Semoga Mabrur

Musim haji, aku menerima beberapa undangan kenduri peusijuek calon jamaah. Sebagian aku penuhi meniatkan silaturrahmi dan sebagian lagi karena kesibukan tak bisa menghadiri. Ini adalah tradisi di Aceh yang telah mengakar sejak lama. Sebagian...

Museum Aceh, Seabad Lebih

Wisata sambil belajar sejarah Aceh, komplek Museum Aceh tempat yang tepat. Ajaklah anak-anak di hari libur ke sana untuk memahami kisah-kisah negeri ini. Komplek Museum tak jauh dari Masjid Raya Banda Aceh, bersisian dengan Pendopo...

Banda Aceh dengan Wisata Halal

Tak ada wisatawan yang ragu untuk menikmati kopi atau makan pada warung-warung di Banda Aceh atau Aceh umumnya. Mereka tahu daerah ini menjalankan syariat Islam, makanan semuanya halal. Daerah ini masih terus berbenah mengambangkan...

Filosofi Kata ‘Rameunee’ Nagan Raya

Sebuah kisah tentang ‘Rameunee’ di Nagan Raya yang sempat salah kupahami sejak berpuluh tahun lalu. Lalu ku rangkai tulisan ini sebagai penebusan ‘dosa’ terhadap kekeliruan itu. Nagan Raya adalah salah satru Kabupaten yang teletak...

Hadiah Puisi dari “Presiden”

Saat menikmati kopi pada siang tadi, aku tak menduga didatangi “presiden” dan dia menghadiahkan sebuah puisi. “Terserah kau mau menulis di mana,” katanya usai mengeja karyanya. “Ya, nanti aku menulisnya di steemit,” kataku sekenanya sambil...

Membangkitkan Seni Rapai, Indentitas Aceh

Oleh: Adi Warsidi Usai ustad menutup doa pembukaan acara, satu persatu penari dan penabuh raik menjejak ke atas panggung utama. Di tangannya aneka rapai, besar kecil. Ada 150 orang akan menampilkan sebuah karya “Sa”....

Mata Biru Entah Kemana (2)

Rep: Adi Warsidi“Kalau beruntung (menemukan keturunan Portugis), saat Idul Adha banyak keturunan Lamno yang balik kemari, untuk mengikuti tradisi Seumuleng (menyuapi raja),” kata Aksa Mulyadi, Juru Pelihara Makam Raja Daya. Upacara adat Seumuleng Raja...

Mata Biru Entah Kemana (1)

Oleh Adi Warsidi Matahari tepat di atas kepala, saat kami tiba di ujung jalan Desa Gle Njong, Kecamatan Jaya atau kerap disebut Lamno. Di sebuah warung kopi, persis di sisi pantai yang telah berjejer...

Kala Ahli Perang Beradu Pendekar Pecinan

Teks: Adi Warsidi | Foto: Nurdin Delapan penari seudati meliuk-liuk maju mundur mengelilingi dua singa barongsai yang meloncat-loncat. Genderang pecinan berpadu syair Aceh. Tari Seudati adalah tarian khas Aceh yang mengisahkan tentang kepahlawanan, yang...
Adi Warsidi
Adi Warsidi, seorang jurnalis, blogger dan praktisi media.
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Don't miss